Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home / PetikanQuran / Al Quran Surat AL-BÂRA’AH (9) ayat 30

Al Quran Surat AL-BÂRA’AH (9) ayat 30

Al Quran Surat AL-BÂRA’AH (9) ayat 30
—–
Dan kaum Yahudi berkata: ‘Uzair adalah putera Allah; dan kaum Nasrani berkata: Al-Masih adalah putera Allah. Ini adalah ucapan mereka dengan mulut mereka.(a) Mereka meniru-niru ucapan kaum kafir sebelum (mereka).(b) Laknat Allah atas mereka! Bagaimana mereka dielakkan (dari kebenaran)!
—–
Yuk Bagikan #ayatquran, walau hanya satu ayat.
Follow IG @studiquran
—–
¬ Penjelasan Ayat ¬
(a). Ada sekte Yahudi yang mengangkat ‘Uzair sebagai Tuhan, atau anak Allah. Ini dibuktikan oleh ahli sejarah Islam. Dalam Kitâbun-Nikâh, Qasthalani berkata bahwa ada golongan Yahudi yang mempunyai kepercayaan demikian. Selain itu, kaum Yahudi tak membantah keterangan itu. Qur’an hanya menyebutkan masalah itu di sini sehubungan dengan doktrin agama Kristen, dan dalam Surat-surat sebelumnya, Qur’an tak pernah mencela kaum Yahudi secara langsung dalam kebanyakan perdebatannya dengan kaum Kristen, dan ini menunjukkan bahwa umat Yahudi secara keseluruhan, tak melibatkan diri dalam kepercayaan yang salah itu.
Ada hal lain yang perlu dijelaskan di sini, yakni penggunaan kata anak secara luas. Di tempat lain Qur’an menerangkan bahwa kaum Yahudi dan Kristen menyebut dirinya anak atau putera Allah dan kekasih Allah (5:18), yang maksudnya hanyalah menganggap dirinya satu-satunya kekasih Tuhan. Jadi, kepercayaan terhadap ‘Uzair dapat ditafsirkan seperti itu, karena ada bukti yang jelas bahwa para ulama Yahudi (Talmudis) jika mereka menerangkan ‘Uzair, selalu menggunakan bahasa yang berlebihan. ‘Uzair adalah yang paling dihormati di antara para Nabi Bani Israel. Dalam kiatab-kitab Yahudi, ‘Uzair dianggap “sebagai orang yang paling pantas menerima syari’at Yahudi seandainya ini belum terlanjur diberikan kepada Nabi Musa. Beliau dianggap dan dicatat sebagai jenis orang yang paling ahli dan paling mahir dalam undang-undang. Para ulama Yahudi mengaitkan nama beliau dengan berbagai lembaga yang penting-penting” (Jewish Encyclopaedia).
(b). Di sini kita diberitahu bahwa ajaran Yesus putera Allah, itu diambil dari kepercayaan kaum musyrik zaman dahulu. Penelaahan akhir-akhir ini membuktikan benarnya hal tersebut tanpa ragu sedikit pun. Sebenarnya, tatkala Paulus melihat bahwa kaum Yahudi tak mau menerima Nabi ‘Isa sebagai Utusan Allah, ia memperkenalkan ajaran kaum penyembah berhala tentang anak Allah ke dalam agama Nasrani, sehingga ajaran ini lebih dapat diterima oleh kaum yang biasa menyembah berhala.
—–
beli buku Islam disini aja:
studiquran.com/e-book
studiquran.com/buku
—–
#Studiquran #Islam #kutipanQuran #Quran #loveQuran #renungan #hikmah

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *